10 Langkah Mengecek Jurnal Sebelum Submit
Publikasi di jurnal internasional bereputasi adalah impian banyak akademisi. Di tengah banyaknya tawaran publikasi, kita perlu lebih teliti membedakan jurnal bereputasi, jurnal bermasalah, dan situs jurnal yang meniru sumber asli.
Publikasi di jurnal internasional bereputasi adalah impian banyak akademisi. Namun, sebelum mengirimkan manuskrip, lakukan pemeriksaan berlapis agar tidak hanya mengandalkan satu indikator.
Publishing in reputable international journals is every academic’s dream. Yet, with so many publication offers out there, we must be careful in distinguishing trustworthy journals from questionable or predatory outlets.
Klik setiap langkah untuk membuka penjelasan
Format accordion membuat artikel lebih ringkas di layar smartphone, tetapi tetap menyimpan penjelasan Indonesia dan English dalam satu halaman.
01 Cek di Scopus dan Scimago Indexing & journal metrics +
Langkah awal, cek apakah jurnal ada di Scopus atau Scimago (SJR). Walau datanya tidak selalu update, ini tetap menjadi indikator awal yang berguna.
First step, check whether the journal is listed in Scopus or Scimago (SJR). Although the data may not always update in real time, it remains a useful initial indicator.
02 Hati-hati Jurnal Bajakan (Hijacked) Pastikan situs yang Anda buka adalah situs asli +
Ada situs palsu yang meniru jurnal asli. Periksa dengan hati-hati alamat situs, penerbit, ISSN, kontak, serta informasi jurnal sebelum mengirim naskah atau pembayaran.
Some fake sites impersonate legitimate journals. Carefully verify the website, publisher, ISSN, contact information, and journal identity before submitting or paying.
03 Cek Penerbit Predator Jangan hanya menilai dari tampilan website +
Gunakan sumber pemeriksaan yang relevan untuk melihat apakah penerbit pernah mendapat peringatan atau memiliki pola publikasi yang patut dicurigai.
Use relevant screening resources to check whether the publisher has warning signs or publication practices that deserve closer scrutiny.
04 Periksa Editorial Board Lihat keragaman, afiliasi, dan kredibilitas editor +
Jurnal internasional seharusnya menunjukkan dewan editor yang dapat diverifikasi. Pada naskah awal, salah satu indikator yang digunakan adalah keterwakilan editor dari minimal empat negara berbeda.
An international journal should provide a verifiable editorial board. The original checklist uses representation from at least four different countries as one screening indicator.
05 Cek Konsistensi Terbit Audit arsip jurnal +
Lihat arsip jurnal. Apakah tiap edisi terbit sesuai jadwal? Konsistensi penerbitan dapat menjadi salah satu tanda manajemen jurnal yang baik.
Check the archive. Does each issue come out on schedule? Publishing consistency can indicate sound journal management.
06 Cek Konten dan Struktur IMRAD Periksa kualitas artikel yang sudah terbit +
Periksa struktur artikel ilmiah yang diterbitkan. Pada banyak penelitian empiris, struktur IMRAD—Introduction, Methods, Results, and Discussion lazim digunakan. Waspadai artikel sangat pendek tanpa struktur dan substansi yang jelas.
Inspect the structure of published academic papers. In many empirical studies, IMRAD—Introduction, Methods, Results, and Discussion is commonly used. Be cautious with extremely short papers lacking clear structure and substance.
07 Verifikasi Artikel Tahun Sebelumnya di Scopus Jangan hanya percaya logo “Indexed by Scopus” +
Ambil satu atau beberapa artikel lama dan cek apakah artikel tersebut benar-benar dapat ditemukan di Scopus. Jika tidak, klaim indeksasi perlu diperiksa lebih lanjut.
Take one or more past articles and verify whether they can actually be found in Scopus. If not, the indexing claim deserves further checking.
08 Hindari Konflik Kepentingan Periksa aturan kenaikan pangkat yang berlaku +
Pada konteks kenaikan pangkat yang digunakan dalam naskah awal, dosen yang ingin naik pangkat dinyatakan tidak boleh menjadi editorial board pada jurnal tempat ia menerbitkan artikelnya. Pastikan selalu mengecek regulasi resmi terbaru yang berlaku di institusi dan sistem penilaian Anda.
In the academic-promotion context used in the original post, lecturers seeking promotion are stated not to serve on the editorial board of the same journal in which they publish. Always verify the latest official regulations applicable to your institution and assessment system.
09 Cek Penerbit Terkemuka Kenali ekosistem penerbit akademik +
Contoh penerbit yang disebut dalam naskah awal antara lain: Emerald, SAGE, Taylor & Francis, dan Cambridge University Press. Namun, tetap periksa jurnal spesifik yang menjadi target, bukan hanya nama penerbitnya.
Examples named in the original post include Emerald, SAGE, Taylor & Francis, and Cambridge University Press. Still, evaluate the specific target journal rather than relying solely on the publisher’s name.
10 Judul Artikel ≠ Judul Disertasi Perhatikan kebutuhan academic promotion +
Khusus untuk kenaikan pangkat, naskah awal menyatakan bahwa judul artikel tidak boleh sama persis dengan judul disertasi. Pastikan aturan tersebut dicocokkan kembali dengan pedoman resmi terbaru yang berlaku pada proses penilaian Anda.
For academic promotion, the original post states that an article title cannot be identical to the dissertation title. Check this requirement against the latest official guidance used in your assessment process.
Sebelum klik “Submit”, centang ini dulu
Checklist ini dapat dicentang langsung di browser. Gunakan sebagai pemeriksaan cepat, bukan sebagai pengganti verifikasi resmi.
Penting: satu indikator saja tidak cukup untuk menyatakan sebuah jurnal aman atau bermasalah. Status indeksasi, kebijakan jurnal, serta regulasi kenaikan pangkat dapat berubah. Gunakan pemeriksaan berlapis dan selalu cocokkan informasi dengan sumber resmi terbaru.
Prinsip praktis: jangan hanya bertanya “Apakah jurnal ini Scopus?”. Pertanyaan yang lebih kuat adalah: “Apakah identitas jurnalnya asli, proses editorialnya masuk akal, artikelnya berkualitas, indeksasinya dapat diverifikasi, dan jurnal ini sesuai untuk manuskrip saya?”
Lebih baik memeriksa berulang kali daripada menyesal setelah submit.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan screening jurnal dengan lebih sistematis sebelum mengirim artikel.
By following the checks above, you can approach journal screening more systematically before submitting your manuscript.
No comments:
Post a Comment